minggu kemaren adalah minggu suram buat hubungan saya sama pacar saya.
masalahnya sepele, dia mencoba untuk menghibur dan memberi saya saran atas masalah yg saya hadapi,
tapi,
jadi kacau karna saya lagi emosi..
bukannya berterimakasih karna punya pacar yg baik dan perhatian,
saya malah bilang dia menghakimi dan hal jahat lainnya..
Huhu
yg lebih parah adalah
saya malah ngamuk-ngamuk dan minta dia gak hubungin saya..
Meski dia ampe mohon-mohon biar saya tenang..
hupft
alhasil, gak tahan dengan kebebalan saya, dia ngehindar.
kemarahan buat saya jadi buta,
ngelampiasin ke orang yg gak tau apa-apa..
firman Tuhan mengatakan,
"Biarlah kamu marah, tetapi jangan berbuat dosa; berkata-katalah dalam hatimu di tempat tidurmu, tetapi tetaplah diam." (Mazmur 4:4)
marah adalah manusiawi,
Gag bisa di ingkari, banyak banget hal yg bisa buat kita marah,
tapi jangan sampai kamu di kendalikan amarahmu,
Kamu berkuasa atas kemarahan itu..
kemarahan gag menyelesaikan masalah, malah hanya bakal nambah masalah baru.
sulit memang mentoleril rasa marah, kesel, atau emosi.
tapi, bukan berarti kemarahan itu harus kamu limpahkan, apa lagi kamu luapin ke orang yg buat kamu marah, apalagi ke orang lain yg sebenernya gag ada sangkut pautnya.
saat kemarahan itu gag bisa kamu tahan, diam lah.
dengan diam, kamu bisa berpikir jernih.
kamu bisa intropeksi. Gag ada masalah tanpa penyebab.
sadar atau gag, kamu ikut ambil bagian di dalam masalah yg kamu hadapi.
di mananya?
Kamu marah.
Kemarahan kain membuatnya membunuh habel yg sbenarnya
gag ada salah apapun padanya.
Dan buahnya adalah, dia harus terus berlari dan apapun yg dia usahakan menjadi sulit (kejadian 4:14-15)
dy mengabikan perkataan Allah.
padahal Allah memperingatkan
"Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya."
(Kejadian 4:7).
Ya. kamu harus berkuasa atasnya.
karna semua itu timbul dari diri kamu..
teladani Yesus.
Apa Dia marah saat Dia di hina? mi cerca? di ludahi?
Dia menang dgn anggun.
Yesus sama seperti qta, terperangkap dalam daging, tapi, Dia tau bahwa Roh dalam DiriNya lebih kuat dari dunia ini.
saat kamu gag bisa menguasai emosimu, berdoalah.
Berdoa akan membuatmu lebih tenang dan berpikir jernih.
ingat saat Yesus d cerca?
kita tercipta untuk menjadi terang.
terang yg meneladani orang-orang di dunia ini.
tekanan, penindasan, dan hal-hal yg memicu kemarahan seharusnya bisa kita tanggalkan, karna Allah melakukannya.
Dia menanggalkan kemarahanNya pada dunia melalui pengorbanan Yesus di kayu salib.
Apakah kita harus sampai di salib untuk menanggalkan emosi kita?kemarahan kita?
Gag kan!
yg harus kita salibkan adalag ego dan rasa kita paling benar.
Med mencoba..
Jbu always

Tidak ada komentar:
Posting Komentar