Minggu, 19 Desember 2010

..Tuhan, atau hamba?..

siapa Yesus bagimu?
ada yg menjawab, "Tuhan",
"Juruslamatku!",
"Raja",
semua sebutanNya sangat manis.
tapi, sudahkah qta memperlakukan Dia semanis pengakuan qta padaNya?


banyak yg cenderung memperlakukan Dia seperti hamba dari pada tuan. qta menuntut "berkati aqu, Tuhan", "lindungi aqu, Tuhan", "tolong aqu, Tuhan.."
apa ini salah? bukankah Tuhan sendir yg blg, "mintalah maka kamu akan mendapatkan?" (matius 7:7). benar, tapi qta liat point'y. qta menuntut hak qta, tapi, apakah qta sudah melakukan kewajiban qta? ayo intropeksi diri. qta cenderung hanya bisa meminta, tapi, pernahkah qta berusaha menyenangkan hatiNya karna ketulusan? ada berita pait yg harus kau sadari, Tuhan tak membutuhkanmu, kau yg membutuhkan Dia. berhenti perlakukan Dia seenak'y. kau menuntut segala kebaikanNya, tapi kau cenderung melakukan hal yg menyakitkan hatiNya.

Tuhan bilang,
"jangan ada padamu allah lain" (keluaran 20:3)
qta tahan mengobrol berjam-jam dgn pacar qta, tapi, qta untuk menyisihkan beberapa menit dan "mengobrol" dgn Tuhan sehari, seperti'y hal yg berat. qta bisa menerjang hujan untuk ke rumah pacar qta, tapi, sedikit saja halangan bisa buat qta gag ke greja.
Tuhan bilang, "jangan menyebut nama Tuhan, Allahmu dgn sembarangan" (keluaran 20:7)
tapi qta bisa mengatakan "sumpah demi Tuhan" untuk memperkuat alibi qta, bahwa qta tak bersalah. Tuhan bilang "ingatlah dan kuduskanlah hari sabat" (keluaran 20:8)
tapi qta masih melakukan pekerjaan2 qta pada hari dimana seharus'y Tuhan menginginkan hari itu menjadi saat qta bersekutu denganNya. "tapi saya libur kerja hari senin, hari minggu saya harus kerja karna peraturan perusahaan" owh, saya gag bilang bahwa liburmu harus minggu.tapi, apa yg kamu lakukan saat kamu libur.itu yg penting. enam hari kamu harus bekerja, tapi pada hari ketujuh, kamu harus beristirahat. bukan masih ribet membwa pekerjaanmu ke rumah.
Tuhan bilang, "hormatilah ayah dan ibumu" (keluaran 20:12)
tapi qta tega membentak dan melawan saat mereka menasehati qta. oke, kadang mereka memang "sok tau" tapi itu gag bisa jadi alasan kuat kau boleh bersikap kasar pada mereka!
Tuhan bilang, "jangan membunuh" (kekuaran 20:13) tapi kau kerap membuat orang lain merasa tersisih dan mendiskriminasi mereka yg "kurang" menurutmu. membunuh gag selalu mengilangkan nyawa orang dgn pisau atau pistol. diskriminasimu bisa membunuh merka secara perlahan!
Tuhan bilang "jangan berzina" (kejadian 20:14)
tapi kau lebih senang memikirkan perkara duniawimu ketimbang takut akan Tuhan.
Tugan bilang, "jangan mengucapkan saksi dusta" (keluaran 20:16)
tapi kau tega mengatakan hal tak baik yg terkadang kau lebihkan, bahkan cenderung menjatuhkan yg lain agar kau terlihat lebih baik.
Tuhan bilang "jangan mengingini milik sesamamu" (keluaran 20:17)
tapi kau kerap iri hati bila kau melihat orang yg pangkat, kedudukan'y lebih darimu.
bila kau mengakui point2 di atas masih ada dalam hatimu, tanyalah pada dirmu, benarkah kau mengakui bahwa Dia Tuhanmu?

sadarilah, kau ada karna kasih karuniaNya. Dia sangat mengasihimu, Dia mengasihimu bukan karna Dia membutuhkanmu, Dia mengasihmu karna Dia menciptakanmu, karna Dia menganggapmu darah dagingNya, anakNya. jgn perlakukan Dia seenakmu. memaksaNya menuruti kehendakmu, menuntut dan menuntu kebaikanNya sedangkan kau kerap kali melukai hatiNya. kau menyalahkanNya atas hak buruk yg kau alami, tapi, sadarkah kau Dia lebih banyak memberimu kebaikan?
Dia mati di kayu salib untuk membuktikan kasihNya yg dalam padamu, Dia hapus dosamu. pantaskah kau mempersalahkan Dia terus saat kau merasa tak beruntung? kau di selamatkan karna kasih karunia, bukan karna kebaikanmu. belajarlah bersyukur dan memperlakukan Dia layak'y yg kau akui dalam doamu. Dia mengerti apa yg kau butuhkan sebelum kau menyadari'y. belajar senangkan hatiNya..

"Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan."
(Lukas 17:10).
Jbu

Rabu, 15 Desember 2010

..komitmen..

pacaran itu harus'y buat bahagia, seneng, kalo perasaan ini udah gag di dapet dalam suatu hubungan, buat apa dipertahanin?
banyak yg beralasan, karna gag bisa ke lain hati..
karna dia dulu syg bgd sama qta..
karna dia yg terbaik..
dan "karna" yg lain'y.
padahal kenyataan'y, dia udah berubah.
yg tadi'y bilang "i love u" tiap menit, sekarang ucapan permenit'y "apa si kamu?gag penting bgd"
yg tadi'y rajin bilang "kangen kamu"
skarang rajin nolak di tlv dan rajin gag bls sms
yg tadi'y suka ngebujuk kalo qta ngambek, sekarang malah suka ikut ngambek balik.
wew
kata'y "sayang" tapi kok nyakitin ya?
menurut saya, ini udah gag sehat. gimanapun juga, hubungan yg sehat harus membangun karakter yg baik, tanpa menyakiti satu sama lain. tapi, kalau kasus'y gini, yg banyak memberi kasih ini pasti terluka. bayang2 kebaikan masa lalu pasangan yg berubah jadi acuh ini jadi seperti bom waktu yg malah melukai. klise emang, orang, kalau lagi pendekatan yg diliatin yg bagus'y doank.. kalau di tamya balik, mau gag di gituin? bisa dgn lantang jawab "gag lah!"
padahal, hukum yg Yesus ajarkan adalah "perlakukan orang lain seperti kamu ingin diperlakukan" (lukas 6:31)
gag mau disakitin? jgn nyakitin donk. gag mau dicuekin? jgn nyuekin donk.simpel kan?
kenyataan'y gag sesimpel ini. masih banyak org yg suka bersikap se'enak'y, ditinggalin gag mau, tapi menjalani hubungan'y seperti ogah2an dan se'enak'y.
ckckck
gimanapun juga, sebuah hubungan itu harus dilandasi "memberi dan menerima"
gag bisa dipungkiri, yg satu akan memberi banyak tapi menerima sedikit, karna kadar memperlihatkan rasa sayang pada tiap orang berbeda, tapi gimanapun juga, qta gag bsa menerima tanpa mau memberi.
setiap orang butuh pengakuan dan rasa dimiliki. kamu gag bisa mengasihi tanpa memberi sesuatu, kaya pengertianmu saat dia kesepian, perhatianmu saat dia sakit, ungkapan sayangmu saat dia sedih, rasa tanggung jawabmu pada hubungan kalian, dgn gag bersikap "centil" dibelakang dia (hukum kasih, mau gag liat dia sayang2an sama lawan jenis'y dibelakang kamu? so, jgn berlaku seperti itu dibelakang dia)
berpegang pada komitmen awal, hubungan kalian mau dibawa kemana?
dengan belajar buat saling mengerti, saling mengenal dan komunikasi yg benar, gag akan ada lagi pertengkaran yg buat kalian jadi larut dalam kesedihan gag jelas, gag ada cemburu buta. rasa percaya gag bisa di bangun dalam waktu singkat, butuh tindakan nyata.
belajar bertahan dan berlaku adil pada pasanganmu.
sebelum dia akhir'y gag tahan dan pergi.
kalaupun mungkin kamu gag ada hati dgn pasanganmu saat ini, jujurlah pada'y.
jgn menyakiti kalau kamu gag ingn disakiti.

dengan belajar saling terbuka ini, lambat laun kalian akan dewasa dalam hubungan kalian, dan matang untuk menjalin ikatan yg lebih serius.
jgn lupakan dasar'y, kasih sejati.
belajarlah dari Yesus, Dia terbuka memberitahumu apa yg Dia siapkan untukmu, komitmen Yesus untuk menjaga hatimu Dia ungkapkan dgn jelas dan terbuka. itulah cara mencintai, belajar mengatakan dan bertindak sesuai perktaanmu. belajar berkomitmen.

"Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa." (1 Petrus 4:8).

be blessed

Jbu

Senin, 13 Desember 2010

..menghakimi?..

disadari apa gag, qta punya jiwa "hakim" kelas berat. sedikit mendapati hal yg diluar nilai qta untuk sesuatu yg "baik" atau "benar", qta langsung mengklaim hal itu salah.
contoh ringan, karna tetangga sbelah kiri qta sering membantu qta, kesimpulan'y dy "baik", karna tetangga sebelah kanan qta gag pernah bantu qta, kesimpulan'y dy "sombong".
hidup yg "baik" dan "benar" dikacamata qta adalah punya pekerjaan normal dan halal, punya keluarga yg normal juga, dan "kebenaran" lain'y.
so, kalo qta liat pemungut cukai atw org yg kumpul kebo, atw jadi simpanan, qta simpulkan bhwa dy orang berdosa.
mantabh.

ada sebuah kisah, seorang wanita yg meninggalkan agama'y, dan hidup dgn seorang pria menjadi istri k-3.
dy dibuang keluarga'y, dimusuhi keluarga suami'y, dan dihakimi jemaat greja yg menjadi tempat dy ibadah. manis sekali hidup'y, dgn menangis dy blg "kk gag mau hidup seperti ini, tapi kalo kk tinggalin suami kk, gmana k-2 anak kk?kk gag punya siapa2 lagi."
saya gag membenarkan tindakan'y, tapi saya pilu mendapati sekitar'y yg cenderung menghakimi tanpa memberi jalan keluar.
oke, dy salah, karna dy tlah hidup dgn suami orang (diluar konteks mreka menikah resmi atau gag). tapi, apakah berarti harus dijauhi dan di ingatkan terus bahwa dy pendosa?
adakah yg telah qta berbuat agar dy bisa lepas dari jalan'y yg "jahat" ini?
alangkah mudah'y "mengkotbahi" orang lain dgn kata2 bagaimana hidup dalam Tuhan yg benar, tapi sulit'y melakukan sesuatu agar mereka lepas dari belenggu dosa itu. para "pendosa" ini menyadari kesalahan'y, tapi haruskah qta menyadarkan mereka dgn cara menghakimi dan menjauhi'y?
bayangkan apa yg terjadi apabila Yesus ikut2an menghakimi dan melempar batu kepada maria magdalena (yoh 8:1-11), dan bukan mengampuni'y?
bayangkan apabila Yesus berkotabah panjang lebar soal kasih kepada zakheus (lukas 19:1-10) tapi gag mau merangkul'x sebagai orang yg berhak mendapat perhatian juga?

mungkin mereka gag akan bertobat seperti yg Alkitab katakan.

yg membuat mereka bertobat bukan cuma sekedar tayangan ulang bahwa dy orang berdosa, tari rasa dihargai, rasa dikasihi, rasa bahwa meski mereka berdosa, masih ada jalan untuk meninggalkan'y.

mari berkaca, qta mungkin mempunyai hidup normal, tapi bukan berarti qta hidup benar. coba cek hati qta, apakah qta gag pernah menyimpan iri hati pada oranglain? apakah qta gag pernah merasa diri qta benar dan orang salah?
Yesus menginginkan belas kasihan, bukan sekedar persembahan tanpa hati. selidiki hati qta, sadari, apakah karna dosa qta tak sekentara dosa orang lain maka qta punya hak untuk menghakimi?
Yesus datang untuk memanggil orang berdosa, orang2 yg tau bahwa mereka hina, miskin, bukan orang2 benar.
benar dimatamu belum tentu benar dimata Tuhan.
apa guna'y dipuja dan dihormati manusia tapi di benci Tuhan?

hemm..
Jbu ajj deh
hehe

Kamis, 25 November 2010

..luka hati..

hati mengenal kepedihan'y sendiri,
& org lain tak dapat turut merasakan kesenangan'y
Amsal 14:10

di dalam tertawapun hati dapat merana
& kesukaan dapat berakhir dgn kedukaan
Amsal 14:13

org yg menyanyikan nyanyian untuk hati yg sedih
adalah sperti org yg menanggalkan baju di musim dingin,
& seperti cuka pada luka..
Amsal 25:20


ini semua tentang luka.
qta semua kerap menyimpan luka dan kepedihan, seakan semua itu harta berharga yg membuat qta belajar darinya. menyimpan sakit hati bukanlah cara yg benar untuk belajar dari pengalaman pait yg qta alami.
hal menarik yg Yesus ajarkan adalah berikan pipi kananmu pada yg menampar pipi kirimu. trdengar berat dan menyedihkan memang, tapi sadarilah, di sngaja ataupun tidak, qta kerap melukai hati orang lain, trutama hati Tuhan. blajar mengampuni dan melupakan luka hati berati menyadari bahwa qta pun tak berbeda dari org yg melukai qta. ksadaran membuahkan pengampunan, pengampunan menyukakan hati Tuhan.
jgn merasa tak ada yg mengerti luka hatimu, jgn trsinggung apa bila ada yg mencoba mengorek masa lalumu yg pedih, trima itu sbgai bagian dr hdup dan tersenyumlah sbab kau tak sendiri.
Yesus mengalami smua'y dan Dia tlah menang agar kau pun bsa menang!
bangkit!
biarkan luka itu menjadi pelajaran agar kau tak melakukan yg sama pada orang lain, bukan agar orang lain tak melakukan itu padamu. kamu adalah anak pewaris kerajaan Allah. berlakulah seperti anak-anak Raja. Yesus adalah Raja qta, Bapa qta, tauladan bagaimana qta harus berlaku dalam hidup.
"Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya." (Yesaya 53:7).
Bayangkan, betapa dalam'y penderitaan Yesus. Gag cuma penderitaan fisik, tapi jga kesepian karna di tinggalkan.
apakah Yesus berhenti percaya pada petrus setelah Dia di khianati? tidak.
Raja qta tidak membiarkan kesakitanNya sbgai penghalang kasihNya.sbgai anak Raja, anakNya, qta wajib menuruti langkahNya. membiarkan hati qta terluka bukan hal buruk, biarlah dunia mendukakan qta. Mana yg kamu mau, menyukakan hati iblis yg senang menyulut sakit hati dan dendam, atau menyukakan hati Bapa yg slalu mengampuni sebesar apapun kesalahanmu?
serahkan lukamu pada Yesus, Dia mengerti!
Dia rindu menenangkan hatimu..
"Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai."
(Ibrani 2:18).
Jbu

..kasih Yesus untukmu..

Dia menjadi miskin agar qta menjadi kaya
(2 korintus 8:9)

Dia menjadi lemah agar qta menjadi kuat
(ibrani 12:3)

Dia menderita agar qta bisa berbahagia (Yohanes 14:3)


Dia mati agar qta bisa hidup
(Yohanes 10:11)

Dia berteriak karena ditinggalkan...
(matius 27:46)
agar qta bisa memiliki sahabat dalam kesedihan qta
(Yohanes 14:18-20)

qta menjadi alasanNya untuk menanggung penderitaan yg tak seharus'y Ia tanggung
(Yesaya 53:5)

qta adalah jantung hatiNya yg membuat Dia teguh di salib atas dosa yg qta perbuat
(Yesaya 53:7)

qta adalah airmata yg Ia cucurkan saat harus tergantung lemah di atas kayu salib
(Yesaya 53:8-9)

slalu tentang qta & qta

Dia merendahkan dirINya menjadi serupa dengan qta
(Filipi 2:8)
agar qta tak binasa melainkan memperoleh hidup yg kekal
(Yohanes 3:16)

sudahkah kau membalas kebaikan & kasihNya?
sadarkah kau, bahwa keberadaan qta adalah karna kemurahanNya?
(Efesus 2:8)


..berbahagialah merka yg tidak menjadi kecewa karna menolak Aku..
(Matius 11:6)

Jbu

Selasa, 23 November 2010

..KEHILANGAN..

saya benci rasa kehilangan. saat qta di tinggalkan orang yg qta kasihi, rasa tak mengerti qta terkadang membuat qta harus menunggu'y.
menunggu dia sadar dan kembali pada qta, padahal mungkin selama'y dia gag bakal balik dgn qta.
nyata'y, penyakit menunggu yg ga pasti ini sering melanda orang2 yg di tinggal.
karna itu, saya lebih suka meninggalkan dari pada di tinggalkan. saya benci menunggu, apa lagi menunggu sesuatu yg gag pasti bakal balik. kalo saya yg memutuskan pergi, meski mungkin awal'y menyakitkan, tapi se'enggak'y keputusan itu saya yg ambil. apa yg mau saya tunggu? toh saya yg memutuskan pergi. sedikit rasa sesal, sedikit kepedihan tapi gag ada rasa menanti dia kembali. Masalah selesai.
mau di akui apa gag, banyak yg berpikir seperti saya. qta menjaga hati qta sedemikian rupa dan anti terluka. tanpa qta sadari, kelakuan qta merugikan diri qta dan orang yg mengasihi qta. bertahan pada situasi gag jelas memang menyakitkan. Tapi, pergi sebelum mencoba itu tindakan paling pengecut.
saat saya memiliki masalah dgn pacar saya, terutama tentang keluarga atau masa lalu'y, saya lebih suka mundur dari pada bertahan. saya ga mau terluka bila akhir'y dia milih buat pergi.
penjagaan hati yg berlebihan. saya mengatakan ini bukti betapa saya mengasihi dia, nyata'y ini tindakan egois, saya gag mau terluka.
padahal, belum tentu dia meninggalkan saya? seperti'y paham egoisme dan i always right saya blum punah. saya begitu menyedihkan. seriusly, skarang saya sadar kenapa saya gag pernah bisa pacaran lama..

yakub pernah terpaksa menunggu. saat laban menipu'y dgn menikahkan dia dgn lea dan bukan rahel yg dia kasihi. tapi, yakub lebih suka menunggu 7 tahun lagi dari pada mdnikmati hidup dgn lea. padahal gag ada jaminan apa dia akan bahagia kalau ribka menjadi milik'y,yg dia tau bahwa dia mengasihi rahel dan itu cukup.
buah'y adalah, dia berhasil mendapatkan lea.
rasa di tipu bisa saja membuat yakub putus asa dan memilih pergi.tapi, yakub memilih bertahan.

Tuhan Yesus mengajarkan qta untuk tidak menjadi pengecut.selama qta hidup di dunia, terluka, kepedihan, adalah hal normal yg mungkin akan qta alami. Yesus sendiri mengalami di tinggalkan, mengalami penolakan, tapi Dia menghadapi'y. Dia tau bahwa meskipun Dia mengorbankan sgala milikNya, gag akan menjamin semua kekasih hatiNya (baca : qta) untuk mengasihiNya jga.tapi, Dia bertahan.
Dia tau apa itu rasa sakit, Dia sering kecewa, tapi hati qta lebih berharga dari pada segala kemuliaanNya.
menyakitkan.
huhu.
mungkin, meski qta udah berusaha sekuat hati, ujung'y qta akan tetap di tinggalkan..
tapi,
akan lebih menyedihkan kalau qta pergi tanpa mencoba melakukan yg terbaik.
qta akan keluar sbgai pemenang kehidupan.
med berjuang
Jbu

Sabtu, 20 November 2010

..marah..

minggu kemaren adalah minggu suram buat hubungan saya sama pacar saya.
masalahnya sepele, dia mencoba untuk menghibur dan memberi saya saran atas masalah yg saya hadapi,
tapi,
jadi kacau karna saya lagi emosi..
bukannya berterimakasih karna punya pacar yg baik dan perhatian,
saya malah bilang dia menghakimi dan hal jahat lainnya..
Huhu
yg lebih parah adalah
saya malah ngamuk-ngamuk dan minta dia gak hubungin saya..
Meski dia ampe mohon-mohon biar saya tenang..
hupft
alhasil, gak tahan dengan kebebalan saya, dia ngehindar.
kemarahan buat saya jadi buta,
ngelampiasin ke orang yg gak tau apa-apa..

firman Tuhan mengatakan,
"Biarlah kamu marah, tetapi jangan berbuat dosa; berkata-katalah dalam hatimu di tempat tidurmu, tetapi tetaplah diam." (Mazmur 4:4)

marah adalah manusiawi,
Gag bisa di ingkari, banyak banget hal yg bisa buat kita marah,
tapi jangan sampai kamu di kendalikan amarahmu,
Kamu berkuasa atas kemarahan itu..
kemarahan gag menyelesaikan masalah, malah hanya bakal nambah masalah baru.
sulit memang mentoleril rasa marah, kesel, atau emosi.
tapi, bukan berarti kemarahan itu harus kamu limpahkan, apa lagi kamu luapin ke orang yg buat kamu marah, apalagi ke orang lain yg sebenernya gag ada sangkut pautnya.
saat kemarahan itu gag bisa kamu tahan, diam lah.
dengan diam, kamu bisa berpikir jernih.
kamu bisa intropeksi. Gag ada masalah tanpa penyebab.
sadar atau gag, kamu ikut ambil bagian di dalam masalah yg kamu hadapi.
di mananya?
Kamu marah.
Kemarahan kain membuatnya membunuh habel yg sbenarnya


gag ada salah apapun padanya.
Dan buahnya adalah, dia harus terus berlari dan apapun yg dia usahakan menjadi sulit (kejadian 4:14-15)
dy mengabikan perkataan Allah.

padahal Allah memperingatkan
"Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya."
(Kejadian 4:7).

Ya. kamu harus berkuasa atasnya.
karna semua itu timbul dari diri kamu..
teladani Yesus.
Apa Dia marah saat Dia di hina? mi cerca? di ludahi?
Dia menang dgn anggun.
Yesus sama seperti qta, terperangkap dalam daging, tapi, Dia tau bahwa Roh dalam DiriNya lebih kuat dari dunia ini.
saat kamu gag bisa menguasai emosimu, berdoalah.
Berdoa akan membuatmu lebih tenang dan berpikir jernih.
ingat saat Yesus d cerca?
kita tercipta untuk menjadi terang.
terang yg meneladani orang-orang di dunia ini.
tekanan, penindasan, dan hal-hal yg memicu kemarahan seharusnya bisa kita tanggalkan, karna Allah melakukannya.
Dia menanggalkan kemarahanNya pada dunia melalui pengorbanan Yesus di kayu salib.
Apakah kita harus sampai di salib untuk menanggalkan emosi kita?kemarahan kita?
Gag kan!
yg harus kita salibkan adalag ego dan rasa kita paling benar.
Med mencoba..
Jbu always

Jumat, 16 Juli 2010

..di khianati..

“Kalau musuhku yang mencela aku, aku masih dapat menanggungnya; kalau pembenciku yang membesarkan diri terhadap aku, aku masih dapat menyembunyikan diri terhadap dia.” Mazmur 55:13

Bila memperhatikan liku-liku perjalanan hidup Daud, yang melakukan pengkhianatan dan berbuat jahat terhadapnya bukan orang jauh atau musuh yang sesungguhnya, melainkan orang-orang terdekat yang makan sehidangan dengan dia.

Bukankah hal ini seringkali terjadi dalam kehidupan kita? Bukankah pengkhianatan, gosip, fitnahan, iri hati atau umpatan datangnya bukan dari musuh, melainkan dari orang-orang yang kita anggap sebagai teman, sahabat dan orang yang kita kasihi? Daud mengatakan, “Kalau musuhku yang mencela aku, aku masih dapat menanggungnya; kalau pembenciku yang membesarkan diri terhadap aku, aku masih dapat menyembunyikan diri terhadap dia. Tetapi engkau orang yang dekat dengan aku, temanku dan orang kepercayaanku: kami yang bersama-sama bergaul dengan baik, dan masuk rumah Allah di tengah-tengah keramaian.” (ayat 13-15). Ini adalah fakta dan mungkin kita pernah mengalaminya juga. Rekan kerja di kantor, teman satu sekolah, keluarga terdekat, suami atau isteri yang kita kasihi, bahkan saudara seiman satu gereja, di mana kita bersekutu dan beribadah bersama-sama, di luar dugaan malah menyakiti dan mengkhianati kita seperti musuh. Para pelayan Tuhan yang tampaknya dari luar begitu kompak dalam pelayanan, satu sama lain saling menjatuhkan. “Orang itu mengacungkan tangannya kepada mereka yang hidup damai dengan dia, janjinya dilanggarnya; mulutnya lebih licin dari mentega, tetapi ia berniat menyerang; perkataannya lebih lembut dari minyak, tetapi semuanya adalah pedang terhunus.” (ayat 21-22).

Jangankan Daud, Yesus pun mengalami hal yang sangat menyakitkan. Ia dikhianati oleh salah satu muridNya sendiri yaitu Yudas Iskariot, yang setiap hari makan semeja dengan Dia. Ketika Yesus ditangkap musuh-musuhNya, murid-muridNya justru meninggalkan Dia sendirian. “Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri.” (Matius 26:56b). Betapa pedih dan sakitnya dikhianati orang-orang terdekat!

Jangan bersedih hati, ada satu Pribadi yaitu Yesus yang senantiasa mengasihi kita dan tidak akan pernah meninggalkan kita sendiri.


..Jbu..

Rabu, 07 Juli 2010

..sebelum kamu mengeluh..

Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

Sebelum kamu mengeluh tidak punya apa-apa
Pikirkan tentang seseorang yang harus meminta-minta di jalanan.

Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk,
Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk di dalam hidupnya.

Sebelum kamu mengeluh tentang sahabat atau orang2 sekitar kamu
Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup

Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu,
Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat

Sebelum kamu mengeluh tentang orangtuamu
Pikirkan tentang seorang anak yang menginginkan kasih orangtuanya, tapi orangtuanya sudah meninggal

Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak
mengerjakan tugasnya, Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal di jalanan

Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir,
Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan

Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu,
Pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti Anda

Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,
ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa,,,

Kita semua menjawab kepada Tuhan
Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan,
Tersenyum dan mengucap syukurlah kepada Tuhan bahwa kamu masih diberi kehidupan

Bertekunlah dalam doa dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil mengucap syukur kol 4:2


..Jbu..

..saat kebaikan di balas luka..

Saat Anda memberkati orang lain, Anda tidak pernah kehilangan. Bahkan jika seseorang mengambil keuntungan dari sifat baik Anda, Tuhan tidak akan mengizinkan kemurahan hati Anda berlalu tanpa pahala. Misalnya, saat Tuhan memberitahukan Abraham untuk mengumpulkan keluarganya dan menuju suatu negeri yang lebih baik, Abraham membawa seluruh hewan peliharaan, ternak, keluarga, dan bahkan anggota keluarga besarnya. Mereka berjalan selama berbulan-bulan dan akhirnya sampai ke negeri baru mereka. Setelah tinggal di sana beberapa lama, mereka menyadari bahwa bagian negeri di mana mereka tinggal itu tidak sanggup menopang mereka dengan cukup makanan dan air bagi semua orang dan hewan peliharaan serta ternak mereka.

Abraham berkata kepada keponakannya Lot, "Kita perlu berpisah." Ia berkata, "Engkau memilih bagian mana saja dari negeri ini yang engkau ingin miliki, dan aku akan mengambil yang tersisa." Perhatikanlah bagaimana baiknya Abraham kepada keponakannya.
Lot memandang sekeliling dan melihat sebuah lembah yang indah dengan padang rumput yang hijau lebat dan perbukitan serta danau-danau. Ia berkata, "Abraham, itulah tempat yang aku inginkan. Itulah tempat bagian keluargaku akan tinggal." Abraham berkata, "Baiklah; pergilah dan kiranya engkau diberkati." Abraham bisa saja berkata, "Lot, engkau tidak akan mendapatkan tanah itu. Akulah yang telah memimpin perjalanan ini. Tuhan berbicara kepadaku, bukan kepadamu. Akulah yang seharusnya mendapatkan pilihan pertama." Abraham tidak melakukan itu. Ia mengetahui bahwa Tuhan akan membalaskan kebaikannya.

Tetapi saya yakin setelah Abraham menyadari apa yang tersisa baginya, ia kecewa juga. Bagiannya adalah tanah terasing yang kering dan tandus. Pikirkanlah itu; Abraham telah menempuh perjalanan yang jauh. Ia telah berusaha keras dalam pencarian suatu kehidupan yang lebih baik untuk anggota keluarganya. Sekarang, karena kemurahan dan kebaikan hatinya, ia dibuang untuk tinggal di bagian kumuh negeri itu. Saya yakin ia berpikir, Tuhan, mengapa orang selalu mengambil keuntungan dari kebaikanku? Tuhan, mengapa aku selalu mendapatkan kerugian? Anak itu, Lot, tidak akan mendapatkan apa pun jika aku tidak memberikan kepadanya.

Mungkin Anda merasa bahwa Anda adalah orang yang selalu memberi. Mungkin Anda adalah orangtua dari seorang anak yang tidak tahu berterima kasih. Mungkin mantan pasangan Anda sedang mengambil keuntungan dari Anda dalam penyelesaian perceraian. Mungkin perusahaan Anda sedang berbicara tentang "perampingan" setelah Anda memberikan kepada mereka tahun-tahun terbaik kehidupan Anda. Mungkin Anda adalah orang yang selalu berjalan satu mil lebih jauh lagi. Anda adalah pembawa damai dalam keluarga. Karena orang mengetahui bahwa Anda baik hati, murah hati dan bersahabat, mereka cenderung mengambil keuntungan dari Anda atau tidak menghargai Anda.

Tetapi Tuhan melihat integritas Anda. Tidak ada yang Anda lakukan yang tidak diperhatikan Tuhan. Ia mencatat semua itu, dan Ia akan memberikan upah kepada Anda pada waktunya yang tepat. Itulah yang Ia lakukan kepada Abraham.

Pada dasarnya, Tuhan memberitahukan Abraham, "Karena engkau telah memperlakukan kerabatmu dengan baik hati, karena engkau berjalan satu mil lebih jauh lagi untuk melakukan apa yang benar, Aku tidak akan memberikan kepadamu bagian kecil negeri itu; Aku akan memberikan kepadamu berkat yang berkelimpahan. Aku akan memberikan kepadamu ribuan dan ribuan hektar; mil demi mil negeri itu. Semua yang dapat engkau lihat akan menjadi milikmu."

Jangan lelah dalam melakukan apa yang baik. Tuhan adalah Tuhan yang adil, dan Ia melihat tidak hanya apa yang Anda sedang lakukan tetapi juga mengapa Anda melakukannya. Tuhan menghakimi motivasi-motivasi kita sama seperti tindakan-tindakan kita. Dan karena Anda tidak mementingkan diri sendiri, karena Anda memilih untuk memberikan kesempatan kepada orang lain, karena Anda berusaha untuk kebaikan, suatu hari nanti Tuhan akan mengatakan kepada Anda seperti yang Ia katakan kepada Abraham, "Sejauh yang dapat engkau lihat, Aku akan memberikannya kepadamu."

Kadang-kadang jika kita baik kepada orang lain dan kita berjalan satu mil lebih jauh, kita mempunyai kecenderungan untuk berpikir, Aku sedang membiarkan orang menginjak-injakku. Aku sedang membiarkan mereka mengambil keuntungan dariku. Mereka sedang mengambil apa yang menjadi hakku.

Saat itulah Anda harus berkata, "Tak seorang pun yang sedang mengambil apa pun dariku. Aku bebas memberikannya kepada mereka. Aku memberkati mereka dengan sengaja, dengan mengetahui bahwa Tuhan akan membalaskannya kepadaku." Hari ini, carilah suatu kesempatan untuk melakukan sesuatu yang ekstra untuk memberkati seseorang yang tidak layak menerimanya. Tuhan akan menghormati Anda atas sikap Anda.



Dia mengerti isi hati anda.. lakukan yg terbaik untuk org lain.. semampu anda

Jbu

..sahabat..

Pada suatu hari di sebuah kota, tinggallah dua orang bersahabat. Mereka bersahabat sudah dari sejak kecil. Mereka tertawa bersama, menangis bersama, bermain bersama, saling mengerti dan saling memahami satu dengan yang lain. Pendeknya mereka bersahabat sangat baik dan semua masalah diselesaikan mereka berdua baik-baik.

Pada suatu hari, ketika mereka sudah dewasa, keduanya memiliki pasangan hidup dengan lelaki yang sama-sama disukai oleh mereka berdua. Sahabat yang satu sangat mencintai lelaki itu namun sahabat yang lain tidak mengetahui bahwa sahabatnya telah lebih dahulu jatuh cinta dan akhirnya mereka bertengkar mulut dan pertengkaran mulut itu berakhir pada suatu perpecahan. Singkat cerita mereka tidak lagi bersahabat.

Kemudian setelah beberapa tahun salah satu dari sahabatnya sakit keras dan ginjalnya tidak berfungsi lagi serta harus menjalani cuci darah. Sedangkan dia adalah orang yang kurang mampu. Kemudian teman-teman dari gerejanya datang membantu,mereka turut prihatin dengan keadaannya dan mereka memberitahukan keadaannya pada sahabatnya. Sahabatnya masih dongkol, kesal dan marah namun sahabat ini sedih melihat keadaan sahabatnya yang terbaring sakit dan akhirnya sahabat ini memutuskan untuk mendonorkan ginjalnya untuk sahabatnya yang sedang sakit ini. Akhirnya sahabat yang sakit ini lama kelamaan pulih dan sembuh dari sakitnya. Sahabat yang sakit ini pada suatu hari berkata kepada sahabatnya " Sahabatku, maafkan aku selama ini ,aku sudah membuatmu berduka, aku bukan sahabat yang baik buatmu. " Lalu kemudian sahabatnya berkata kepada sahabatnya yang sakit " Sudahlah, tidak usah dipikirkan masalah lalu, biar bagaimanapun aku tetap adalah sahabatmu dan kita akan tetap bersahabat sampai mati. "

Setiap orang di dunia ini tentunya menginginkan seseorang sahabat yang bisa menjadi sahabat yang baik baginya. Seseorang dalam hidupnya membutuhkan penghargaan dan kasih dari sahabatnya. Namun, tidak semua orang bisa menjadi sahabat sejati. Amsal 17:17 mengemukakan tentang ciri-ciri seorang sahabat sejati yaitu menaruh kasih setiap waktu, baik suka maupun duka, dan bisa menjadi seorang saudara dalam kesukaran ( bisa memahami dan ikut berempati dengan kesusahan sahabatnya).

Tidak ada orang bisa menjadi sahabat sejati, namun Alkitab memberikan contoh sahabat yang baik yaitu antara Daud dan Yonatan yang tetap mengasihi dalam suka maupun duka dan tetap menjadi sahabat dalam keadaan terjepit sekalipun. Inilah contoh sahabat yang cukup baik menurut Alkitab. Namun kalau kita perhatikan, berbeda dengan sahabat-sahabat Ayub pada saat kesusahan Ayub, mereka meninggalkan Ayub dan menyalahkan Ayub bukan menghibur dan menguatkan Ayub. Demikian juga dengan sahabat dalam perumpamaan tentang anak yang hilang ( Lukas 15) , sahabat-sahabatnya meninggalkannya saat dia berada dalam kesusahan bukan menghibur dan menguatkannya.

Namun kita mempunyai sahabat yang baik seperti Tuhan, tidak ada satu manusiapun yang menjadi sahabat yang baik bagi sahabatnya akan tetapi Tuhan ketika kita dalam suka dan duka dia adalah sahabat kita, tempat kita mengadu, tempat kita bersandar ( Amsal 17:17; Yohanes 15:15). Amin !

..membenci dgn baik..

"Ada waktu untuk mengasihi, ada waktu untuk membenci; ada waktu untuk perang, ada waktu untuk damai" (Pengkhotbah 3:8)

Ayat di atas mengungkapkan bahwa segala sesuatunya memiliki waktu tersendiri, begitu pun dengan membenci. Mungkin ketika membaca hal ini pertama kali, pikiran yang muncul adalah mengenai hukum kasih Allah.

Tidak dapat dipungkiri bahwa orang-orang yang menjadi pengikut Kristus selalu diidentikkan dengan yang namanya KASIH. Lima huruf ini adalah kata yang ampuh untuk "melemahkan" orang Kristiani. Dikatakan ‘melemahkan" karena terkadang orang Kristiani sepertinya tidak bisa melakukan perbuatan selain perbuatan kasih yang ada di dalam pikiran dunia ini.
Bagi sebagian orang kristiani, membenci adalah sebuah sifat yang tidak boleh ada di dalam diri manusia, karena sepertinya bertentangan dengan hukum kasih. Namun, sadarkah kita bahwa membenci adalah sifat yang perlu seorang Kristiani miliki. Ada beberapa hal yang dapat kita pelajari dari membenci dan memberikan tuntunan bagaimana seharusnya membenci dan apa yang harus kita benci.

Anda harus percaya bahwa apa yang tertulis di dalam Alkitab adalah benar adanya dan merupakan perkataan dan perasaan Allah dan ditulis oleh penulisnya dengan diilhami oleh Roh Kudus. Jadi, Penulis kitab Pengkhotbah pastilah benar saat menuliskan bahwa memang ada waktu untuk membenci.

Dalam Amsal 6:16-19 tertulis "Enam perkara ini yang dibenci TUHAN, bahkan, tujuh perkara yang menjadi kekejian bagi hati-Nya:mata sombong, lidah dusta, tangan yang menumpahkan darah orang yang tidak bersalah, hati yang membuat rencana-rencana yang jahat, kaki yang segera lari menuju kejahatan,seorang saksi dusta yang menyembur-nyemburkan kebohongan dan yang menimbulkan pertengkaran saudara.." Dari ayat ini tergambar bahwa TUHAN pun memiliki kebencian. Jadi, tidaklah mungkin orang mengasihi TUHAN, tetapi tidak memiliki kebencian.

Bagaimana membenci dengan baik? Membenci dengan baik adalah membenci apa yang Tuhan benci. Ada beberapa ayat di dalam Alkitab yang mengatakan mengenai apa-apa saja yang dibenci Tuhan. Selain Amsal 6:16-19, penulis kitab Yesaya pun menuliskan mengenai apa yang Tuhan benci. Di dalam Yesaya 61:8 menuliskan, "Sebab Aku, TUHAN, mencintai hukum, dan membenci perampasan dan kecurangan; Aku akan memberi upahmu dengan tepat, dan akan mengikat perjanjian abadi dengan kamu."

Setiap orang dapat dikenali dari apa yang dia benci. Ketika kita mendengar seseorang mengenai apa yang dia benci, kita dapat mengetahui seperti apa dirinya dan arah hidupnya. Dalam menerapkan membenci dengan baik, ada hal yang harus anda ingat, ‘Bersikap keraslah terhadap hal yang dibenci tersebut, tetapi bersikap lembut kepada pribadinya,'(Go hard on the issue, but soft on the person).

Ketika kita mengaku sebagai orang-orang yang takut akan TUHAN, secara otomatis kita pun harus membenci apa yang TUHAN benci. Ketika kita memiliki kebencian terhadap apa yang kita benci, maka kebencian kita inilah yang melindungi nilai-nilai kita.

..rasa bersalah..

Rasa bersalah membuat kita menjadi salah tingkah. Itulah juga yang dialami Petrus. Ia pernah menyangkal Yesus tiga kali. Lalu tiga kali pula Yesus bertanya kepadanya, apakah Petrus mengasihi-Nya. Apakah pertanyaan itu menunjukkan bahwa Yesus masih mengingat-ingat kesalahan Petrus, dan dengan sengaja menyindir Petrus dengan tiga kali bertanya? Demikian pertanyaan Petrus dalam hati. Pertanyaan yang diajukan sama. Lagipula, Yesus sudah tahu jawabannya. Lalu mengapa Dia bertanya kepada Petrus sampai tiga kali?
Pertanyaan Yesus ditanyakan sampai tiga kali, karena pertanyaan itu demikian penting bagi Yesus. Bahwa Petrus mengasihi-Nya—dan mengasihi-Nya dengan sungguh-sungguh, lebih dari apa pun yang dikasihi Petrus. Yesus tidak menghakimi Petrus, bukan pula menyindir atau memojokkannya. Yesus sangat mengasihi Petrus. Dia ingin Petrus terus mengingat bahwa yang terpenting bagi Yesus adalah bahwa Petrus selalu mengasihi-Nya. Jika Petrus mengasihi Yesus, ia akan meng¬gembalakan domba-Nya; ia akan setia; ia akan melayani.

Orang merasa bahwa apa yang penting adalah apa yang ia lakukan; apa talentanya; apa saja yang ia capai. Ada pula yang mesrasa dirinya penting karena orang lain menghargainya—memandang dan mengerti pencapaian yang ia raih. Namun, bagi Yesus, yang terpenting adalah: apakah kita mengasihi Yesus? Apa pun yang kita capai dalam hidup ini tidak akan ada artinya jika kita tidak mengasihi Yesus. Apabila kita mengasihi-Nya, maka dari kasih itu akan lahir pengabdian, pengorbanan, dan kesetiaan untuk melayani Dia.

..hati yg tulus..

Pada suatu ketika di suatu desa ada seorang pemuda yang membanggakan hatinya yang katanya sangat sempurna. Dia berteriak di tengah kerumunan orang sambil memamerkan hatinya itu dan berkata,

" Lihatlah hatiku ini, sangat indah bukan? Lihatlah warna yang merah segar dan bentuknya bagus, benar-benar hati yang sempurna ya."

Maka semua orang memperhatikan hati pemuda itu dan mereka berdecak kagum melihatnya. Tiba-tiba datanglah seorang kakek dan berkata,

" Hatimu memang bagus Nak, tapi kalau aku harus menukar hatiku dengan hatimu, aku tidak akan mau melakukannya."

Maka orang banyak pun beralih memperhatikan hati Sang Kakek itu. Tapi hati Sang Kakek sama sekali tidak bagus, terdapat banyak celah dan bahkan ada bagian yang kosong di hatinya. Sama sekali tidak menarik. Maka dengan terheran-heran anak muda itu bertanya,

" Mengapa engkau tidak mau menukar hatimu yang jelek itu dengan hatiku yang jelas-jelas lebih bagus ini, Kek?"

Sang Kakek menjawab," Hatiku jadi berbentuk begini karena aku sering memberikannya kepada orang lain, bila aku melakukannya, kadang-kadang mereka juga memberikan hati mereka, walaupun tidak sama besar, terdapat banyak celah di hatiku karena aku menerima bagian yang tidak sama dengan yang sudah kuberikan, ada juga orang-orang yang telah kuberikan hatiku tidak memberikan hati mereka juga sebagai balasannya, dan itulah sebabnya mengapa ada bagian-bagian yang kosong dalam ruang hatiku ini. Karena ada sebagian orang seperti engkau anak muda, yang menjaga hatinya rapat-rapat dan tidak mau memberikan sedikit pun hatinya kepada orang lain karena takut dilukai, takut dikhianati dan tidak dibalas."

seperti apakah hati kita??

..teruslah berlari anakKu..

AnakKu yang terkasih, Aku hampir tidak percaya ketika membaca suratmu. Bukankah baru beberapa minggu yang lalu engkau berjanji tidak akan menyerah? Aku tahu, mungkin minggu-minggu ini terasa sangat sulit bagimu, tapi, anakKu, kuatkan hatimu. Tetaplah berlari dalam track yang sudah kusediakan karena Aku tahu yang terbaik bagimu. Bila kau merasa lelah, berhentilah sejenak, ambil roti dan air hidup yang PutraKu telah tawarkan dan makanlah. Aku yakin, setelah kau mendapatkan keduanya, kau akan merasa segar kembali. Setelah itu, tarik nafas dalam-dalam dan mulai langkahkan kakimu untuk bergerak maju. Fokuskan pandanganmu pada apa yang ada di depanmu, pada tujuan yang kau miliki, yaitu menyelesaikan perlombaan dan menjadi juara.

Buanglah kemarahan dan sakit hati yang menghantui pikiranmu. Amarah dan sakit hati itu tidak ada gunanya, hanya menguras tenaga dan menghambatmu mencapai tujuan. Terkadang Aku mengijinkan hal-hal yang buruk terjadi karena Aku ingin melatihmu. Aku ingin kaki-kakimu menjadi lebih kuat daripada sebelumnya. Dengan begitu engkau dapat berlari dengan lebih cepat. Berhentilah mengasihani dirimu sendiri, berdirilah tegap, dan punyailah mental seorang pemenang. Seorang pemenang, bukan dilihat dari berapa kali ia sukses meraih gelar juara. Di mataKu, seorang pemenang adalah seorang yang tidak pernah menyerah terhadap kegagalan, yang mau bangkit setiap kali ia jatuh. Karena itu, jangan pernah menyerah ketika kau jatuh tersandung kerikil-kerikil di sepanjang jalanmu. Jangan pula kau merasa malu terhadap dirimu sendiri. Angkat kepalamu dan teruskan perjalananmu mencapai finish.

Ketika pertandingan dimulai, Kuharap kau bisa mengacuhkan omongan orang-orang yang menonton di bangku stadion. Jangan merasa sombong karena pujian atau karena kau diunggulkan. Pujian dan pengagungan yang keluar dari mulut mereka terkadang hanya sekedar basa-basi di depan para juara. Tak jarang, kata-kata manis itu akan segera berubah menjadi kritikan pedas dan kecaman ketika para juara itu gagal. Karena itu, kau juga tidak perlu risau ketika mendengar pernyataan-pernyataan skeptis yang mengatakan engkau pasti kalah. Kau bukan bertanding atas kemauan mereka. Kau juga tidak hidup berdasarkan omongan mereka. Pelari yang berpengalaman tahu akan hal itu. Karena itu, tidak usah pusing dengan perkataan-perkataan mereka. Fokuskan pikiranmu pada tujuan yang semula, bukan untuk mendapatkan pujian atau penghargaan dari orang lain, tapi untuk menyelesaikan pertandingan. Aku, Pelatihmu, tidak pernah meragukan kemampuan yang kau miliki. Aku tahu seberapa besar potensi yang ada padamu dan Aku tahu kau pasti bisa mencapai garis finish dengan gemilang.
Selamat berjuang anakKu, Aku menunggumu di garis finish.

Sebab itu hai anak-KU, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus. 2 TIMOTIUS 2:1

..Bapa, tolong aku..

Tuhan,
Ajari aku berjalan dalam kehendak Mu,
Ajari aku melangkah dalam pimpinan Mu,
Ajari aku menjalani Hari-Hari bersama dengan Mu,

Tuhan...
Aku tak tahu jalan ini,
bila mana aku berjalan,
di sekeliling Ku penuh dengan kegelapan,
Ku perlu pimpinan tangan Mu,
untuk Ku bisa melangkah Dan berjalan Dan tahu arah tujuan yang pasti.

Tuhan...
aku sering terjatuh kerana batu-batu yang tak Ku lihat kerana kegelapan ini,
sakitnya luka itu Tuhan...
namun tangan Mu menarik Ku lalu membersihkan lukaku serta membalutnya.

Tuhan..
aku sudah tidak kuat lagi,
aku tidak bisa melihat di dalam kegelapan ini.

Betapa banyaknya luka-luka mengarungi perjalanan ini,
bekas luka-luka yang lama berdarah kembali karena kerikil-kerikil yang tajam ini.
Aku tersungkur....tanpa Ku sadari air Mata membasahi kedua belah pipi Ku...
Ku coba bangkit Dan melangkah namun aku tidak mampu...

Tuhan...
masih jauhkah perjalanan hidup ini?
Aku sudah tidak kuat lagi Tuhan.

Tuhan....
aku berteriak bersama dengan tangisanku.

Tiba-tiba....
Ku dengar suara lembut Dan sayu berbisik didalam hatiKu
...."inilah sebuah perjalanan hidup,
terkadang engkau akan jatuh Dan bangkit,
jatuh Dan bangkit
Dan jatuh lagi sehingga luka-luka lama mu akan berdarah kembali....
Lihat,
meskipun disekeliling mu penuh dengan kegelapan
namun kamu tidak tahu sebenarnya di hadapan mu itu
Ada terang yang menanti,
Aku membawamu ke tempat yang gelap ini dengan maksud Dan tujuan tertentu."

"Maksud Dan tujuan ?"
Aku coba mengulanginya.

Lalu suara itu melanjutkan,
"ya sebuah maksud dan tujuan yang terbaik bagi mu..
Dan masa depanmu.
Kamu tidak bisa berjalan dalam kegelapan ini tanpa uluran tangan Ku,
lihat kerikil yang tajam itu Aku telah arungi di Golgota
bersama dengan beban yang berat
Dan Aku telah menang .... "

"Tiada seorangpun yang sanggup mengulurkan tangan
ketika Aku jatuh Dan berdarah", kataNya dengan lembut.....

"Perhatikanlah ketika kau jatuh,
Aku Ada bersama dengan mu,
tangan Ku senantiasa terulur untuk membantu
Dan menopangmu,
sebenarnya....
kerikil tajam itu membuat engkau lebih bersandar lagi kepada Ku
Dan menggengam erat tangan Ku,
bahwa kau sebenarnya tidak bisa berjalan dengan kekuatanmu sendiri....
Aku adalah Tuhan yang tidak pernah melakukan kesilapan
Dan kesalahan dalam hidup mu.
Aku senantiasa memberi yang terbaik
Dan bukan kedua terbaik bagimu,
Meski jalan di depanmu adalah suram
Dan gelap yang kau sangat tidak senangi,
tapi yakinlah bahwa.....
Aku akan menggendongmu terus sampai selamanya,
dari rahim ibu mu Aku telah memilihmu...
Dan sampai putih rambutmu pun
Aku adalah Tuhan yang akan tetap menjagamu melindungimu
bahkan sampai selama-lamanya."

"Tuhan..."
aku coba bersuara...
tetapi suara itu melanjutkan lagi,
"ketahuilah dalam kelemahan
Dan air matamu kuasa Ku menjadi sempurna atasmu."

Aku menangis mendengarnya aku tak sanggup mengungkapkan perasaan Ku hanya air Mataku menetes yang memberi jawaban atas semuanya.



ratapan 3:32
"Karena walau Ia mendatangkan susah, Ia juga menyayangi menurut kebesaran kasih setia-Nya."
mungkin terkadang kita tak mengerti rencanaNya dalam hidup kita..
tapi tenanglah.. Dia tak kan melepaskan kita sebagai "yatim-piatu" d dunia ini.. izinkan tanganNya mendekapmu dalam hangat pelukNya..
Dia mengasihimu..

..Dia mengetuk pintu hatimu..

"Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku." (Wahyu 3:20) Kata-kata yang paling menyedihkan di dunia ini adalah: "Kami tak punya tempat bagiMu." Yesus telah mengenal kata-kata itu. Ia masih dalam kandungan ibuNya, Maria, ketika pemilik rumah penginapan berkata: "Kami tak memiliki tempat lagi bagi Anda."

Dan ketika Ia tergantung di kayu salib, bukankah itu juga merupakan pernyataan penolakan? "Kami tak memiliki tempat lagi bagiMu di dunia ini."

Bahkan sampai hari ini Yesus mendapat perlakuan yang sama. Ia pergi dari hati ke hati, bertanya apakah Ia boleh masuk. Seringkali Ia disambut baik. Orang membuka pintu hatinya dan mengundang Ia masuk. Dan untuk orang itu Yesus memberikan janjiNya terbesar: "Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal." (Yohanes 14:2)

Sungguh janji yang indah bagi kita ! Kita memberikan tempat bagi Dia di hati kita dan Dia menyediakan tempat bagi kita di rumahNya.


sudahkah anda memberi tempat bagi Dia??



..Jbu..

..berdoa..

Berdoa dan mengucap syukurlah bila Tuhan menjawab doa mu.
Karena Ia menyertai mu. Berdoa dan mengucap syukurlah bila Tuhan memberi mu damai sejahtera-Nya.
Karena Ia menghibur dan mengajari mu melangkah hari demi hari yang berat.

Berdoa dan mengucap syukurlah walaupun beban mu berat.
Karena Ia mengajari merasakan dan meringankan beban sesama mu.

Berdoa dan mengucap syukurlah walaupun engkau merasa Ia tidak dekat lagi.
Karena Ia melihat kesetiaan, keteguhan dan Ia tidak pernah meninggalkan mu.

Berdoa dan mengucap syukurlah walaupun segala sesuatu berada diluar rencana mu.
Karena Ia sedang mengajari mu berjalan dalam rencana-Nya.

Berdoa dan mengucap syukurlah walaupun engkau difitnah dan dihina.
Karena Ia sedang mengajari merendahkan diri dan memaafkan sesama mu.

Berdoa dan mengucap syukurlah bila Tuhan menegur mu.
Karena Ia mengajar dan menegur orang yang dikasihi-Nya.

Tetaplah berdoa dan mengucap syukur kepada Tuhan.
Karena Ia menyertai dan mengajari seumur hidup mu.



Ayb 22:27a
Jikalau engkau berdoa kepada-Nya, Ia akan mengabulkan doamu..

..saya belajar..

Saya belajar apa yang saya anggap terbaik, bukan tentu yang terbaik dari-Nya. Dan sebaliknya, yang terbaik dariNya belum tentu kita senangi. Teruslah bersyukur kepada-Nya atas semua nikmat dan karunia-Nya. Manusia hanya dapat terus berdoa dan berusaha untuk mendapat yang terbaik dari-Nya.

Saya belajar seberat apa pun cobaan yang diberikan oleh-Nya, pada akhirnya akan membuat kita menjadi manusia yang lebih bertanggung jawab dan berguna. Syukurilah seluruh anugerah-Nya dengan hati ikhlas dan tulus. Everything happens, happens 4 a reasons.

Saya belajar bahwa kedewasaan itu lebih berkaitan dengan berapa banyak pengalaman yang kita miliki dan apa yang kita pelajari dari pengalaman tersebut, dan kurang berkaitan dengan telah berapa tahun usia kita.

Saya belajar walaupun kita berpikir tidak ada lagi yang dapat kita berikan dan lakukan, ketika seorang teman kesusahan dan membutuhkan kita, kita akan selalu menemukan kekuatan dan jalan untuk terus menolong.
Saya belajar jangan membandingkan diri sendiri dan kesusahan kita dengan orang lain, karena masing-masing kita berbeda.

Saya belajar bahwa latar belakang & lingkungan mempengaruhi pribadi saya, tapi kita tetap bertanggung jawab & menentukan masa depan kita sendiri.

Saya belajar bahwa saya harus bertanggung jawab atas apa yang telah saya lakukan, tidak peduli bagaimana perasaan kita.

Saya belajar bahwa saya punya hak untuk marah, tetapi itu bukan berarti saya dapat berlaku sesuka hati saya tanpa memikirkan perasaan orang lain.

Saya belajar bahwa saya harus memilih apakah menguasai sikap dan emosi atau sikap dan emosi itu yang menguasai diri saya...

Saya belajar bahwa tidaklah penting apa yang saya miliki, tapi yang penting adalah siapa saya ini sebenarnya....

Saya belajar jangan menilai orang dari penampilannya saja, itu bisa menipu. Bicara dan kenalilah orang tersebut lebih mendalam. Setiap orang memiliki kelebihan dan kebaikannya masing-masing,meskipun tidak ada orang yang sempurna di dunia.

Saya belajar di saat susah lebih terlihat mana teman sejati dan bukan.

Saya belajar bahwa dua manusia dapat melihat sebuah benda yang sama, tapi kadang dari sudut pandang yang berbeda....

Saya belajar bahwa saya tidak dapat merubah orang yg saya sayangi, tapi semua itu tergantung dari diri mereka sendiri....

Saya belajar bahwa butuh waktu bertahun-tahun untuk membangun kepercayaan dan hanya beberapa saat saja untuk menghancurkannya...

Saya belajar bahwa tidak masalah berapa buruknya patah hati itu, dunia tidak pernah berhenti hanya gara-gara kesedihan saya...

Saya belajar hanya karena 2 orang berbeda pendapat dan tidak terlihat mesra, bukan berarti mereka tidak saling menyayangi, mencintai & setia. Dan hanya karena mereka selalu sependapat dan terlihat mesra, bukan berarti mereka selalu saling menyayangi, mencintai & saling setia.

Saya belajar bahwa persahabatan sejati senantiasa bertumbuh walau dipisahkan oleh jarak yang jauh. Beberapa diantaranya melahirkan cinta sejati...

Saya belajar bahwa jika seseorang tidak menunjukkan perhatian seperti yang saya inginkan, bukan berarti bahwa dia tidak menyayangi saya....

Saya belajar bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain menyayangi saya. Saya hanya dapat menunjukkan & melakukan sesuatu untuk orang yang saya sayangi... selanjutnya terserah mereka.

..aku patah hati, Tuhan (another story)..

saya ketawa ngakak begitu baca sms dari adik saya yg sewot karna kelakuan mantan pacarnya..
cowok yg belakangan d ketahui mengidap "narsisme" gag jelas ini punya pacar baru.. (padahal belum ada kata putus dgn dia) dan bersikap alay banged dgn nyebar-nyebarin pacar barunya itu ke mantannya, pake acara minta doa restu aja kayak orang mau sunatan.. hahahhahaa

nyebelin juga si dengernya, abis kemaren2 dia bersikap sok kehilangan adik saya ini, nyatanya dia malah ngeceng cewek lain di belakang.. hemmmm

gag di pungkiri, sifat antisipasi gini juga di miliki cewek. sahabat saya contohnya (gue gakan bilang itu lo, nyet.. hahahah), di depan mantannya dia bersikap sok kehilangan, sok sedih, sok gag mau putus.. padahal di belakang dia udah punya simpenan.. hahahha

dasar manusia..
padahal kalau memang udah gag ada hati, bilang jujur ajj, jgn sok baik, sok setia tapi di belakang nusuk..
yg jadi korban perasaan kan orang2 setia dan sensitiv kayak saya.. =D

kesetian dan keseriusan berkomitmen dewasa ini emang sangat mengkhawatirkan. (kebanyakan org bersikap egois, gag mau nunggu tapi mau di tunggu.. gag sabaran tapi mengwajibkan org buat sabar).
padahal kesetiaan adalah salah satu syarat agar janji Tuhan bisa tergenapi dalam hidup kita..
masalahnya, patut di pertanyakan, bagaimana kita bisa setia pada Dia Yang Tidak Kelihatan kalau pada yg kelihatan aja kita gag bisa setia??

contoh kesetiaan dala cinta di tunjukan oleh Yakub yg mau bekerja selama 7tahun pada Laban demi mendapatkan Rahel (kej 29:23). saat Laban menipunya dgn menggantikan Rahel menjadi Lea(kej 29:23) Yakub tidak berputus asa.. dia rela bekerja 7tahun lagi agar cintanya kepada rahel bisa dia dapatkan.. hemm. sangat supereor.. (ada yg gini gag? boleh hubungin saya.. hahahaha)

contoh cinta sejati yg di buktikan adalah kedatangan Yesus ke dunia untuk mati di kayu salaib(Yoh 3:16).
Allah memberikan bukti betapa Dia sangat mengasihi kita(Yoh 3:16)

bila saat ini kamu mengalami apa yg adik saya alami, tengah terluka, kecewa dan putus asa karna org yg kamu kasihi mengkhianati dan melukai hatimu.. dia begitu mudah melupakanmu padahal kamu sangat mengasihi dia..
bukalah hatimu sahabatku tersayang, terima kenyataan itu meski pahit.. terima bahwa dia tak benar2 mengasihimu.
buktinya dia meninggalkanmu..
jangan persalahkan dirimu dgn ucapan "aku yang salah karna tak bisa menjadi seperti yang dia mau" atau "aku yg salah karna tak bisa mengerti dia". itu sangat tak benar. cinta yg sesungguhnya adalah mencintai yg tidak sempurna dgn cinta yg sempurna.. kalau dia benar2 syg padamu, dia akan terima kau apa adanya..
camkan di hatimu, ada yg benar2 mencintaimu hingga rela mati untukmu, namanya Yesus!
Dia begitu menngasihimu. begitu mencintaimu.. hingga nyawaNya Ia korbankan untukmu..

kasihilah Dia dahulu dgn dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. (mrk 12:30)
karna itulah yg akan menyembuhkan tubuhmu, dan menyegarkan tulang-tulangmu (ams 3:8)

Dia sangat perduli akan hidupmua, akan luka hatimu dan airmata yg kau teteskan karna org yg kamu kasihi itu.. serahkan padaNya.. karna Dia berkata : "Marilah kepada-Ku ,semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu" mat 11:28

dia mau menanggung kamu (Yes 53)

peracayakan hatimu kepadaNya.. luka yg Dia izinkan menggores hatimu itu adalah cara Dia memanggilmu untuk berharap padaNya.. Dia ingin kamu menyadari kekuatan sejatimu hanya ada padaNya..

trima kebebasan yg datang dari padaNya.. ampuni org yg melukai hatimu itu..



Tuhan yesus sangat mengasihimu..

Senin, 14 Juni 2010

..Bapa,aku gagal lagi -_-..

saat pertama bertobat, saya memiliki tekad kuat untuk berkata "ya" dalam segala bentuk pelayanan yang Tuhan tawarkan kepada saya. karna itu, saat seorang creator sbuah grup fb menawari saya menjadi salah satu penulis renungan di grupnya, saya menjawab "ya", padahal jujur aja, saya gag respect dengan dia.
berhubung nazar saya kepada Tuhan, oke lah..
tapi saya mengikuti panggilan ini bukan karna sebuah pujian (dalam nama Yesus, buang jauh kesombongan!amin) saya menyadari, sebagai manusia saya masih memiliki rasa kedagingan.. bila saya d puja karna pelayanan saya, trus tiba2 sifat asli saya keluar, pujian itu akan merubah saya menjadi kutukan untuk orang yang mengatakannya. segala bentuk kebaikan, itu pasti Roh Allah yang membimbing saya. sebagai manusia, ada saat dmana saya tidak taat dan kedagingan saya muncul. karna itu saya tidak menyukai pujian (kecuali pujiannnya bisa d tuker sama gelas cantik.. hhe)
mr alay inibener2 mengganggu pelayanan saya dengan segala bentuk pujian berlebihnya.(octha, kamu cantik, manis dan imut.. bla bla bla..)jelas saya risih.lebay deeeh.untung saya memiliki penyelamat.. my dear Muka Dua.. hhe.
nyatanya teguran MD hanya membuat dia berenti mengganggu saya d fb, d dunia nyata dia trus kirim sms gag mutu (pagi, apa kabar? mr.alay dari xxx*sensor*, kunjungi blog blablabla. atau baca renungan yg saya buat d blablabla..)
bukan mau menghakimi, tapi lama kelamaan saya jadi kesel. prtama dia ss jam 4 pagi. bayangkan sodara2, saya harus bangun jam 3 pagi dan baru tidur jam 4 harus bangun lagi gara2 suara sms. ckckckck
selama beberapa hari saya tahan emosi, sengaja gag saya bales. bukannya berenti, org gag punya perasaan ini rajin sms gitu trus.
akhirnya saya hilang sabar, berhubung saya gag mau mencak2 marain dia, saya lapor ke temen deket saya yang baiknya minta ampun.. (thx tuko)
kalau smsnya penting c gpp, ni basa basi doank. padahal saya harus melayani banyak sms yg penting, sebel rasanya dapet sms kayak gtu doank isinya.
nyatanya ini orang dodol kuadrat. teguran teman saya gag dia gubris, dia masih terus ganggu saya dgn sms gag pentingnya.
makin lama saya makin gondok.akhirnya, saat saya memang sedang lelah dalam hidup saya, saya menegur dia..
sebenernya saya berani menegur karna saya merasa beliau mengerti firman Tuhan bahwa jangan menjadi batu sandungan.
saya merasa sangat terganggu dgn sgala bentuk perlakuan dia, dan saya berusaha membuat dia mengerti, kalau menghubungi saay seputar pelayanan, gag masalah, tapi tolong yg penting2 ajj karna hp GSM saya memang untuk pelayanan saya..
nyatanya dia memilih untuk memblokir saya dari fb plus grup tersebut..
hhe
segitunya gag suka d tegur..
sebenarnya saya sudah memikirkan hal ini matang2, memprotes kelakuan isengnya mungkin akan membuat dia tersinggung dan mengeluarkan saya dari jabatan admin. ternyata gag cuma itu, saya pun dblokir dari grup tersebut.ckckckckck. kakak rohani saya (yg cantiknya seperti saya.. hhe) mengatakan,pelayanan sejati harus ada sukacita d dalamnya, bila saat melayani kamu malah bersungut2, itu hanya akan menjadikan dirimu batu sandungan untuk pelayananmu..
saya pikir2 bener juga. bukannya saya menjadi berkat, saya malah menjadikan diri saya berdosa..
Tuhan Yesus, maaf, pelayanMu ini gagal mengatakan "ya untuk hal ini.. saya gagal..
saya masih berada dalam daging, Bapa. tapi ini membuat saya menjadi semakin yakin bahwa saya membutuhkan Engkau..
target saya untuk meneladani Yesus gagal total.
jelas Yesus tidak pernah mengeluh dalam keadaan apapun. saya teringat saat dia harus melayani beribu orang pada saat sbenarnya Yesus sedih karna kematiaan Yohanes pembatis (matius 14:12-14).
dengan senang hati Dia menyingkirkan perasaanNya untuk menghibur orang yg bersusah hati karna penyakitnya dan beban hidup lainnya..=(
ternyata itu sulit. padahal saya bertekad ikut menanggung salob seperti Dia.
Dia yang adalah Tuhan (yoh 13:13) mau menjadi serupa dengan kita.. dan mati untuk membuktikan bahwa Dia mengasihi kita.. dobel skak matt.
hal ini menjadi teguran juga untuk saya. gag semua orang menerima teguran (berpegang pada Amsal 27:5 Lebih baik teguran yang nyata-nyata dari pada kasih yang tersembunyi.), maka saya yang harus bersikap bijak dgn cara memilih cara untuk megegur yang baik.
(dan saya harus menahan ego saya.. masak anak Tuhan d ganggu gitu ajj marah.. hhe)

yah.. manusia d ciptakan berbeda-beda..
kitalah yg harus bijak menggunakan lidah.. (yak 3:5)
1Kor 10:29
Yang aku maksudkan dengan keberatan-keberatan bukanlah keberatan-keberatan hati nuranimu sendiri, tetapi keberatan-keberatan hati nurani orang lain itu. Mungkin ada orang yang berkata: "Mengapa kebebasanku f harus ditentukan oleh keberatan-keberatan hati nurani orang lain?
10:31 Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah

mulai berbenah diri, belajar menerima teguran dan rendah hatilah..
=)
maaf buat yg tersinggung dengan note ini

Jbu

Sabtu, 12 Juni 2010

aku patah hati, Tuhan

pagi ini teman saya mengirim pesan begini,

"tha, gw kemaren ketemu ma si *****, dia cuek k gw.. gw benci bgd ma dia.. gw pengen bilang ke dia betapa gw benci dia, biar dia juga bilang kalau dia benci gw.. biar gw bisa gampang lupain dia.."

yang saya baca dari pesannya ini, dia sedang melakukan "pembodohan diri" dan "kebohongan publik"(=p)
jelas dia gag benc mantannya itu. tapi begitulah wanita, seperti yg pernah di katakan sahabat saya yg kini akunnya telah innailahi, kut angel, "cewek kalau ngomong suka kebalikannya". hemm..

dengan (sok) dewasa dan penuh ke (sok) bijaksanaan saya jawab,

"nyet, kalau lo bilang gitu ke dia dan dia jawab sesuai apa yg lo bilang ke gw ni, lo bakal bneranggapan bahwa sebenernya dia masih syg lo tapi dia pengen lo cepet lupain dia.. karna itu dia ngomong kebalikan dari apa yg dia rasa, itu hanya agar lo gag ngarepin dia lagi. kalau dia gag jawab seperti apa yg lo harapin ini, lo bakal nganggep dia masih sayang lo dan lo smakin hanyut dalam perasaan itu.
INTINYA, APAPUN jawaban dia, ANGGAPAN lo adalah dia juga masih sayang lo.=p.karna ego dia lah, dia gag mau ngajak lo balik.. karna lo pernah begini begitulah, dia gag mau ngajak lo balik. alasan yg lo buat sendiri lah yg bakal memenangkan pendapat lo. dan apapun jawaban dia, lo bakal tetep sayang dia. lo sedang membodohi diri lo monyet. sadar dan bertobatlah.."

lama banged dia bls sms saya, sampai saya berpikir dia pingsan krna saya (sotoy) bijak.. =D

tapi beberapa menit kemudian dia bls,

"lo bener tha.. apapun jawaban dia gw bakal ngarepin dia. padahal dia udah gag peduli ma gw.."

penyakit wanita..

intinya, kita harus merubah konsep pikiran kita. berhenti beranggapan DIA YANG TERBAIK, buang jauh pikiran "saya gagkan pernah nemu orang yang sebaik dia, sekeren dia, seblablabla..." itu semua hanya nutup diri lo dari pendewasaan diri. berhenti memikirkan segala yg terbaik tentang dia. terkadang keburukan dia tertutup karna kita terlalu membayangkan hal2 baik.. klise sekali.

cara ampuh sembuh dari sakit hati adalah MENERIMA SAKITA ITU, terima dan sadari bahwa dia telah menyakiti kamu. buang jauh rasa bersalahmu, bukan salahmu dia meninggalkanmu, karna kalau dia menyayangimu, dia akan berpikir seribu kali untuk menyakitimu. kalau dia menyayangimu dia akan mengajakmu berbicara baik2 bila kamu memang menyakiti hatinya, nyatanya, dia meninggalkanmu. terima itu.

cara kedua adalah HADAPI rasa sakit itu. hadapi sakitnya, tangisnya, hadapi rasa kehilangan dia, hadapi rasa kamu tidak bisa kembali padanya. hadapi semuanya. dengan begitu kamu akan lebih mengenal dirimu dan menerima bahwa DIA TIDAK SESEMPURNA yang kamu bayangkan.

poin ketiga adalah berhenti mengasihani dirimu sendiri. masukan semua ke kotak harta karun dalam hatimu dan jadikannya pelajaran. jangan pernah berpikir kau takan merasakan perasaan cinta yang sama seperti kepada dia. itu tidak benar.

poin terakhir dan palinng pentingn, berhenti mencari orang lain untuk menyembuhkan hatimu. mulailah menutup matamu, dan percaya TUHAN mengerti bebanmu.. serahkan pada Dia.

hentikan pembodohan dgn cara mencari hati lain. hentikan kebohongan bahwa kamu akan bahagia bila menemukan yg lebih dari dia. itu bukan jalan yg abadi. semua manusia akan mati.. dunia akan berlalu..

jangan pernah mau kalah dengan kekawatiran. semua bebanmu telah di tanggung olehNya..,
Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu 1Ptr 5:7. segala kekuatiran itu membuat kita sulit membedakan cinta sejati, dengan perasaan kesepian.. padahal kenyataan sudah jelasm kalian berpisah karna tidak menemukan jalan keluar yang sama. dan jelas, dia meninggalkanmu (sengaja saya ulang niy..)

cobalah benar2 brserah dan mencari Tuhan. percayalah, saat DIA menutup sebuah pintu, sebenarnya DIA tengah membuka pintu lainnya (wahyu 3:8a) hingga akhirnya "Dia membuat segala sesuatu indah pada waktunya" (pkh 3:11)

hapus airmatamu sahabatku.. segala sesuatu yg berasal dari dunia ini adalah sia-sia.. (pkh 1:2b)
mulailah cari dahulu kerajaan ALLAH dan kebenaranya, maka semua kebahagiaanmu akan di lengkapkan dalam hidupmu..


lebih baik baerharap kepada Tuhan dari pada percaya kepada manusia.. mazmur 118:8


Tuhan memberkati..^^

..me with Jesus..

aku tertunduk sendiri..
Bapa,
aku tringat kenangan masa kecilku, pukulan yg ku trima bila aku salah
bentakan.. kemarahan trpendam..
haruskah aku yg menanggung beban org yang perih hatinya Bapa?

Bapa..
kini aku meratap
langkahku goyah dan perih hatiku memuncak
apa yg ku berikan untuk yang ku kasihi terbalas luka d hati
haruskah aku yg menanggung ketidak mengertiannya akan maksudku, Bapa??

aku lelah mengintari langit sendu
dalam anganku, Kau berjalan jauh d depanku..
aku tak bisa mengejarMu, Bapa
aku merasa tak mampu sentuh hatiMu..
dan aku trduduk sedih

aku cemburu pada kedamaian
Bapa
bawa aku pulang..

aku trtidur dalam airmata

hingga aku bermimpi
mimpi dmana Kau menggondongku
namun kita tjatuh Bapa
aku ingat apa yg Kau katakan saat itu..
"kau berat anakKu"

ya Bapa
aku berat akan dosaku

"bukan" jawabMu

"kau memberatkan dirimu dgn hal tak perlu..
padahal kau mengatakan, telah menyerahkan semuanya padaKu..
kau tak perlu menanggungnya anakKu..
Aku telah menanggung bebanmu itu"

aku tertegun
benar Bapa, aku mengaku tlah menyerahkan semua dalam tanganMu
tapi luka itu ku genggam erat dalam hati..

"Aku mau memakai luka hatimu
untuk sentuh banyak hati..
anakKu. Aku datang ke dunia yg kau jalani saat ini, agar Ku bisa menghibur luka hatimu
agar kau percaya bahwa Aku mengerti..
percayalah padaKu..
dan kini tugasmu,
jadikan lukamu pengobat hati lain..
maukah kau anakKu..??"


aku trtegun Bapa

"aku mengasihimu anakKu..
dan Aku akan menjemputmu, saat waktumu tiba
bukan saat ini.. karna banyak hati membutuhkanmu"

aku merasakan tetes airmata menetes kembali

dan aku terbangun dalam airmata


ya Bapa, aku mengerti
aku takan mengeluh lagi
aku mau.. aku mau Kau pakai hatiku


ampuni aku yg tak mengerti jalanMu
trimakasih karna tak bosan memperingatkanku


Mzm 43:5
Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!

Mat 5:14
Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.

ratapan
3:31 Karena tidak untuk selama-lamanya Tuhan mengucilkan. 3:32 Karena walau Ia mendatangkan susah, Ia juga menyayangi menurut kebesaran kasih setia-Nya

..surat untuk Bapaku..

Bapa..
begitu banyak yang ku dengar tentangMu
tak semua baik Bapa..
yang lebih banyak adalah hal yg buruk..
mereka mengatakan Kau bukan Tuhan..
mereka mengatakan Kau hamba yg di Tuhankan..
mereka mengatakan Kau begini dan begitu..
dan mereka bertanya tentang mengapa kau di salib..
aku berpikir keras Bapa..
mengapa ALLAH merelakan Kau di salib di kalvari bagi kami..
mengapa Bapa?
aku tak begitu mengerti..
yang aku tau pasti sakit rasanya dikhianati,
tidak di percaya,
dan merasakan perihnya tanganMu saat tertusuk..
Bapa..
aku tak bisa benar2 mengerti mengapa mereka begitu membenciMu..
aku tak pintar Bapa
akupun tak selalu jalankan kehendakMu..
yg aku tau hanya Kau yang menuntunku saat aku kehilangan jalanku..
hanya tanganMu yg ku lihat terulur saat aku jatuh terpuruk sendiri..
hanya suaraMu yang ku dengar saat aku membutuhkan sebuah perhatian..
hanya Kau yg meyakinkan aku bahwa Kau mengasihiku dan tak akan meninggalkanku..
hanya tatapMu yang membuat aku tak takut pada apapun yang menghalangi jalanku..
karna aku yakin Kau menyertaiku Bapa..
hanya itu yang ku tau..
aku begitu bodoh Bapa..
aku tak bisa mengerti mengapa dunia ini harus berbentuk bulat
dan mengapa bulan dan bintang itu ada jauh di atas sana..
yang aku tau Kau menciptakan mereka untuk membuatku mengerti..
kaihMu tak berujung..
dan bahwa cahaya hanya akan terlihat dalam kegelapan..
aku begitu bodoh Bapa..
aku tak pintar mengucap syukur..
yg aku tau Kau setiap saat merendengkan telingaMu dekat dgn hatiku..
Bapa..
ampuni aku bila aku hanya mengenalMu dari sisi hatiku..
imanku karna aku merasakan baiknya Engkau..
hanya itu yg aku tau..
Bapa..
apabila karna kepolosanku mempercayai bahwa Kau hidup,
membuat dunia ini menjauhiku..
maka keberadaanMu akan membuatku semakin tak takut pada apapun..
karna aku tau Bapa..
Kau takan pernah biarkanku sendiri..
dunia ini akan berlalu Bapa..
smua akan hilang tepat saat kau kehendaki mereka hilang..
tapi tidak kasih setiaMu..
aku sangat mengasihimu Bapa..
aku bersyukur karna Kau Allahku..


anakMu yang polos dan bodoh

..aku & setetes airmata..

Mengenai Saya